Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn StumbleUpon
 
RI Bidik Peluang Pasar Makanan dan Minuman di Timur Tengah
Selasa, 09 September 2014 04:02:58 | Oleh:admin

Produk makanan dan minuman serta bisnis hotel menjadi salah satu bisnis utama di Arab Saudi. Inilah yang kemudian menjadi target market pemerintah RI dalam menggenjot ekspor nonmigas Indonesia.
“Hal ini menjadi target pasar Kemendag guna mendorong ekspor produk makanan dan minuman Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Nus Nuzulia Ishak, seperti dikutip dari laman Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Rabu (16/4/2014).
Menurut Nus, Jeddah sebagai pusat dagang dan wisata Arab Saudi, merupakan penghubung antara pemasok dari seluruh dunia dengan negara tetangga di kawasan Timur Tengah dan Teluk. Selain itu, industri makanan dan hospitality merupakan sektor yang paling berkembang di Arab Saudi dengan pertumbuhan wisata haji dan umroh yang juga terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Terkait hal ini, Kemendag melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) akan berpartisipasi pada pameran Saudi Food, Hotel & Hospitality Arabia 2014 yang ke-19. Pameran ini berlangsung pada 13-16 April 2014 di Jeddah, Arab Saudi. “Pameran ini merupakan salah satu sarana promosi ke pasar nontradisional,” katanya.

Dengan memanfaatkan peluang ini, Nuz berharap, produk makanan dan minuman Indonesia akan lebih dikenal secara luas sehingga dapat mengurangi defisit neraca perdagangan dengan Arab Saudi akibat tingginya impor migas.
Ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi terus mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir. “Meski ekspor nonmigas pada 2013 agak menurun sebesar 2,11% dengan nilai USD 1,74 miliar dibandingkan setahun sebelumnya, kami positif dengan adanya kegiatan ini dapat kembali meningkatkan ekspor ke Arab Saudi,” tambah Nus.

Dalam pameran tersebut, Kemendag menampilkan 16 perusahaan makanan dan minuman Indonesia, yang di antaranya merupakan binaan Kementerian Pertanian. Produk yang akan dipamerkan di antaranya adalah minyak sayur, makanan ringan (kacang), minuman herbal, HO-Re-Ca (Food Service) disposable products and nonwoven for protection (PPE) products, nata de coco, jelly dan pudding, aloe vera, aksesoris kamar mandi, makanan kaleng, teh dalam kemasan, buah segar, minyak esensial, kopi dan lain-lain.

“Promosi ini diharapkan dapat membantu memperkenalkan produk Indonesia kepada para buyer internasional sebagai salah satu produsen dan pemasok produk makanan dan minuman olahan, serta menjadi wadah penghubung untuk menjalin hubungan bisnis yang berkelanjutan antara para produsen Indonesia dengan pelaku usaha Arab Saudi, kawasan Timur Tengah dan Teluk, maupun internasional,” pungkasnya. [pio]

http://blog.indotrading.com/ri-bidik-peluang-pasar-makanan-dan-minuman-di-timur-tengah/
 
2014 Doan Restaurant

Support by www.websiteresto.net